Ribetnya birokrasi di Prancis!!!



Sebagai negara maju, Prancis menawarkan banyak kemudahan untuk semua penduduknya tanpa memandang asal, suku, ras, apalagi status asmara. 

Contohnya ? Kalau lo engga kerja, negara akan kasih duit secara cuma-cuma sebesar 500 euro per bulan, kalau dirupiahin itu 8,5 juta perbulan coy !! Serius nih engga boong gue.

Contoh lain, kalau lo ngerasa bayar rumah kemahalan, lo bisa mengajukan permohonan bantuan tempat tinggal dan negara akan bantu bayar hampir 60 % dari biaya sewa. Apartemen gue 360 euro perbulan dan gue dapat bantuan 155 euro perbulan, hampir separonya kan ? 

Bahkan kalau lo engga bisa bayar listrikpun, tinggal hubungin aja lembaga sosial (yang biasanya juga milik negara) dan mereka akan bantuin bayar listrik, kalau yang ini gue engga tau apakah bantunya dengan cara ngasih uang langsung atau dengan cara apa. Gue gak pernah nyoba.

Pokoknya Prancis benar-benar pol dalam urusan jamin-menjamin kelangsungan hidup penduduknya (bahkan kalau lo adalah orang asing) dengan bantuan-bantuan yang mereka tawarkan.

Tapi, percaya atau engga, walaupun banyak bantuan yang ditawarkan oleh pemerintah  tapi pada kenyataannya justru banyak banget orang yang engga mengajukan permohonan untuk dapat bantuan itu walaupun sebenarnya mereka memenuhi kriteria untuk ngedapetinnya. 

Tebak kenapa ? 

Hmm,,,

Birokrasi di Prancis itu super ribet, riweuh, dan makan waktu lama hingga akhirnya bikin orang jadi males, sebel, kesel, eneg.

Gue akan menjelaskan dengan ngasih contoh (lagi),,,

1. Ribetnya buka akun bank

Di Indonesia, kita hanya butuh waktu kurang dari 1 jam untuk buka rekening bank, iya kan ? dokumen yang dibutuhkan paling cuma KTP dan KK. Ajaibnya, hari itu kita juga bisa langsung dapat kartu ATM dan bahkan bisa langsung dipakai.

Di prancis ? Hahahha *gue mo ketawa dulu,,,,

Proses buka rekening di semua bank di Prancis kalau ditotal memakan waktu 15 hari. 

Persyaratannya ? Kartu identitas, kontrak rumah, kontrak langganan listrik, kartu pelajar, sertifikat sekolah, visa dan paspor (kalau lo orang asing). Apakah sudah sampai disitu ? Oh jelas tidak permirsa, untuk menyerahkan semua dokumen itu, lo harus bikin janji temu dulu, lo harus datang ke bank untuk buat janji temu, biasanya pertemuan (proses penyerahan dokumen yang gue sebutin diatas) akan dilakukan 3-5 hari setelahnya.  

Nah, setelah berkas sudah diserahkan, lo akan diminta untuk tanda tangan dokumen (kontrak buka rekening bank) yang super duper tebal, setebal skripsi lo yang ngaret banget itu, hehehe. 

Apakah setelah itu selesai ? Oh tentu tidak saudara-saudara, lo masih harus nunggu kartu ATM selama dua minggu, kartu itu nanti akan dikirim langsung ke rumah nasabah via POS. 

Akhirnya setelah 15 harian nunggu, baru deh lo resmi punya akun bank. 

2. Minta bantuan ke pemerintah

Seperti yang gue katakan diawal, kita bisa minta bantuan ke pemeintah untuk bayar sewa appartement, nama lembaganya adalah « Caisse d’allocation familliale », disingkat CAF.

Kaya gue nih yang perbulan bayar apartemen 360 euro, karena dapat bantuan dari CAF sebesar 155 euro, jadi gue hanya bayar 205 euro perbulan, bantuan itu biasanya dikirim langsung ke rekening kita atau bisa juga dikirm langsung ke rekening si empunya appartement.

Seribet apa prosesnya ? Nah tergantung apartemen yang ditinggali, kalau apartemen belum kedata di CAF (dalam arti penyewa sebelumnya engga mengajukan permhonan bantuan CAF). Nah siap-siaplah untuk beribet-ria. 

Pertama-tama kita harus datang ke kantor CAF untuk mengisi formulir pengajuan bantuan (bisa juga di web ) tapi kalau untuk yang pertama kali sebaiknya datang langsung ke kantornya, setemah itu lalu kita harus print kertas-kertas formulir tadi, selanjutnya kertas itu dibawa dan di serahkan ke empunya apartemen untuk di tanda tangzni (of course kita engga bisa langsung datang ke rumah yang punya apartemen hari itu juga, seringnya ya juga harus bikin janji temu dulu), lalu seteleh kertas itu ditandatangani ita harus datang ke kantor CAF lagi untuk menyerahkan dokumen tadi.

Itu baru prosesnya,,,,,

Persyaratan (dokumen tambahan) untuk mengajukan permohonan juga engga cuma selembar dua lembar. Kita harus nyerahin foto kopi kartu identias, paspor, visa, sertifikat sekolah, kartu pelajar, ijazah, akta kelahiran, kartu keluarga dan masih ada beberapa tapi gue lupa. 

Sukur-sukur kalau lo orang Prancis, kalau mahasiwa asing kaya gue yang surat-suratnya bukan bahasa Prancis, ya tentunya dokumen itu harus diterjemahin dulu kaya misalnya ijazah SMA, akte lahir , kartu keluarga dll. Ke bahasa Prancis, nerjemahinnya ke siapa ? Ya ke penerjemah tersumpah, dan itu akan makan waktu lagi.

Makanya wajar kalau banyak orang yang engga mengajukan permohonana untuk dapat bantuan-bantuan itu walaupun sebenarnya mereka memenuhi syarat.

3. Nyewa kost/appartement.

Sepengalaman gue tinggal di Jogja, nyari kost gampag banget, cuma sehari nyari udah dapet terus tinggal bayar dan besoknya udah bisa di tinggalin. 

Di prancis, sewa kost aka apartemen pun juga bisa di kateogrikan ribet. Ada beberapa dokumen yang harus kita kasih ke si empunya dan harus tanda tangan kontrak, setelah itu kita di ajibkan beli asuransi untuk apartemen itu. Yang terakhir ini engga seribet kaya dua di atas sih alhamdulillah.

Intinya, di Prancis itu apa-apa serba kertas bahkan gue pernah sekali waktu jual anting emas yang beratnya seuprit aja mesti tanda tangan kontrak juga -₋-

Terlepas dari semua itu, dari yang gue perhatikan adalah walaupun di awal birokrasinya ribet dan panjang, tapi untuk urusan setelahnya justru akan lebih gampang. Misalnya nih lo kehilangan kartu ATM, lo hanya perlu pergi ke bank dan lapor kehilangan kartu, mereka akan minta kita tanda tangan surat laporan kehilangan lalu mereka akan langsung ganti dengan ATM baru (of course tetap harus nunggu 2 minggu) tapi seenggaknya kita engga perlu ribet lapor ke kantor polisi kaya di Indonesia. 
Ya kalau di runtun-runtun nih, semua ada plus minusnya lah seperti contohnya putus ma pacar,,,

Apalagi ya yang kurang ? Hmm gue mikir dulu, kalau ada hal baru yang kepikiran nanti gue update lagi. 

Eh tapi perlu diingat bawa masih banyak hal-hal ribet lainnya, tiga diatas itu hanyalah contoh keribetan dari sekian banyak keribetan lainnya...

You May Also Like

4 komentar

  1. gue ngeliatnya enggak begitu ribet sih. walaupun awalnya kayak dipersulit gitu, tapi kalo udah beres semua, kita yang dapet kemudahannya. tapi gue enggak nyangka ternyata ada yg kayak gitu ya.
    di mesir enggak seribet itu, tapi... orangnya lebih parah kayaknya. mngkin prinsip mereka, klo bisa diperlama, ngapain harus dipercepat.

    tapi yg paling ngaruh birokrasi paling ribet di mesir, ketika pengurasan perpanjang visa. di prancis gitu juga enggak?

    BalasHapus
  2. Waw, bikin geleng-geleng sih daftar berkas yang disyaratkan, tapi kalo ditimbang sama kemudahan yang didapat kayaknya impas ya? Kurang lebih lah sama di Indonesia, nggak terlalu ribet tapi nggak terlalu untung juga wkwk

    BalasHapus
  3. Buka akun bank 15 hari di perancis?
    Oke, permisi. Aku muleh nang omahku.. bye.. hahahaha Buset lama juga yah bkin itu.

    BalasHapus
  4. sawang sinawang banget ya. buset bikin akun bank 15 hari hhhh
    di sana ada demo soal ribetnya birokrasi nga,Ki?
    kok kayaknya adem-adem aja. warganya lebih milih gak ngajuin karena ribet daripada demo minta nga ribet

    BalasHapus